This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label rengginang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rengginang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Januari 2009

Introduksi Alat Pencetak Rengginang Tepat Guna

Salah satu tugas melekat yang tidak dapat dielakkan bagi insan perguruan tinggi adalah melakukan pengabdian masyarakat. Dalam salah satu kegiatan pengabdian masyarakat saya di Dinas Pertanian Propinsi DIY, saya bertemu dengan kelompok UKM pangan. Dari sekian banyak permasalahan yang dilontarkan, ada salah satu permasalahan yang diungkapkan oleh UKM rengginang Lestari – Sleman yang menurut saya cukup menantang. Permasalahan tersebut adalah tuntutan adanya alat pencetak rengginang.

Rabu, 31 Desember 2008

Antara Rengginang Singkong Bojonegoro dan Pathilo Gunungkidul

image963Singkong atau ubi kayu merupakan salah satu hasil pertanian yang ketersediaannya sangat melimpah dan harganya cukup murah. Di tingkat petani, harganya hanya berkisar Rp. 500 - 1000. Oleh karenanya, upaya untuk meningkatkan nilai tambah (added value) ubi kayu mutlak diperlukan sehingga dapat  meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

Di tingkat petani, upaya untuk mengolah ubi kayu menjadi produk olahan yang dapat meningkatkan kesejahteraannya sebenarnya juga sudah dilakukan, hanya saja macam variasi produk olahannya masih sangat terbatas dan kebanyakan produk olahannya bersifat setengah basah ataupun daya simpan produknya relatif terbatas, misalnya diolah menjadi combro, lemet, tape, direbus, digoreng, dan sebagainya. Akibatnya, jangkauan pasar yang dapat dicapai relatif terbatas dan jumlah bahan baku ubi kayu yang terserappun juga relatif sedikit.