Kamis, 31 Maret 2011

Mengenal TPA – Test Potensi Akademik

Konteks TPA yang dimaksud disini adalah Test Potensi Akademik, bukan TPA dalam arti lain (Taman Pendidikan Alquran, Tempat Penitipan Anak, Tempat Pembuangan Akhir –sampah, dll). Tes Potensi Akademik adalah  tes untuk mengukur potensi atau kemampuan seseorang di bidang akademik atau intelektual secara umum. Dalam test TPA ini akan diukur kemampuan seseorang dalam  hal bahasa (verbal), penalaran (logika), angka (numerik), dan spasial (gambar).
Dalam tes verbal (mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa) terdiri dari tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata. Dalam tes angka (mengukur kemampuan seseorang di bidang angka dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis) terdiri dari tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita. Dalam tes logika (mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis) terdiri dari tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram. Dalam tes spasial atau tes gambar (mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang) terdiri dari tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar. 
Pada prinsipnya, dalam tes ini para peserta harus mampu mengerjakan soal dalam waktu sangat terbatas yaitu hanya sekitar 35 - 40 detik saja per soal, padahal seluruhnya ada sekitar 260 soal. Jadi setidaknya membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam untuk berjuang mengerjakan soal-soal TPA ini. Itu artinya para peserta sudah harus paham betul dengan type soal dan trik atau jurus untuk menghadapinya, sehingga tidak akan kehabisan waktu karena keasyikan mengerjakan soal di bagian tertentu. 
Tes Potensi Akademik yang dilakukan di Indonesia  ini identik dengan tes GRE (Graduate Record Examination), SAT (Scholastic Aptitude Test), GMAT (Graduate Management Admission Test) dan lainnya yang sudah menjadi standar internasional untuk mengukur kemampuan intelektual seseorang secara umum. Oleh karena itu tes TPA ini menjadi sangat penting untuk diketahui, dipahami dan dipersiapkan apabila kita terpaksa harus menghadapi “makhluk” bernama TPA ini. Mengapa demikian ?.
Saat ini Tes Potensi Akademik telah dijadikan sebagai salah satu tes standar penerimaan di  perguruan tinggi jenjang S2 dan S3, bahkan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia juga menyaring mahasiswa tingkat S1 dengan menggunakan tes serupa TPA ini. Selain itu, TPA juga dipergunakan secara luas sebagai tes standar penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai swasta, maupun BUMN. Bahkan kenaikan pangkat setingkat manajer juga seringkali mempersyaratkan tes TPA dengan skor minimum tertentu. 
Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menaklukkan TPA. Tidak ada yang tak mungkin di dunia ini. Kenali type soal-soalnya, berlatih mengerjakan soal sebanyak-banyaknya, yakinkan diri bahwa kita mampu, dan terakhir tawakal kepada yang di atas. Seperti apa sih type soal-soal TPA itu ?. Insya Alloh akan anda temukan di postingan selanjutnya. See you later.

0 komentar:

Poskan Komentar